
Camat Luak Muftil Wahyudi sangat respek dan antusias dengan kegiatan seperti ini, beliau bahkan turun langsung mencoba menanam padi jajar legowo 2:1 di labor lapang SL IPDMIPSelain Camat juga dihadiri oleh perangkat Nagari Mungo dan koordinator BPP kecamatan Luak.Penanaman Jarwo 2:1 super di KWT Taruko Indah seluas 0,25 ha dengan varietas benih Banang Pulau dan umur bibit 17 hari setelah semai. Jarak tanam yang digunakan 30 cm x 30 cm antar rumpun dalam baris, 15 cm jarak dalam baris, dan 60 cm sebagai jarak antar barisan/ lorong
Menurut Hidayati sebagai penyuluh pertanian Nagari Mungo ,Pola tanam Jarwo ini dapat meningkatkan jumlah populasi tanaman sebanyak 33% di bandingkan konvensional,
efektif dalam pemeliharaan (pemupukan dan penyiangan),dapat menekan serangan hama,dan pemerataan cahaya tanaman pinggir. Tujuan akhir Pola tanam jajar legowo ini yaitu untuk meningkatkan produksi tanaman padi sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.
Dengan adanya Labor Lapang SL IPDMIP tahap II ini dapat memotivasi anggota kelompok tani khususnya dan masyarakat sekitar pada unumnya untuk menerapkan pola tanam Jarwo 2:1 super di lahannya masing-masing.
Sebelum dilakukan penanaman Labor lapang di lakukan pengujian unsur hara tanah menggunakan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS), setelah di dapatkan hasil PH agak asam maka dilakukan pemakaian kapur pertanian atau dolomit pada saat pengolahan tanah untuk menetralkan pH tanah tersebut.